SKM TAHUN 2025 TRIWULAN 4

  • Periode: 03 Dec 2025 - 20 Dec 2025
  • Total Responden: 86
Total Response

86

Rata-rata Rating

3.09

IKM

77.25

Mutu: B (Baik)
Persentase Kepuasan

86.18%

Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM)

Berdasarkan hasil analisa Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) dengan total 86 responden, diperoleh Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 77.25 yang termasuk dalam kategori Baik (Range: 76,61 – 88,30). Hal ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan yang diberikan berada pada tingkat baik sesuai dengan standar PermenPANRB Nomor 14 Tahun 2017.

Analisa Per Pertanyaan

No Pertanyaan Rata-rata Distribusi
1 Bagaimana pendapat Saudara tentang kesesuaian persyaratan pelayanan dengan jenis pelayanannya? 3.09
1: 1 2: 3 3: 69 4: 13
2 Bagaimana pemahaman Saudara tentang kemudahan prosedur pelayanan di unit ini? 3.07
1: 1 2: 10 3: 57 4: 18
3 Bagaimana pendapat Saudara tentang kecepatan waktu dalam memberikan pelayanan? 2.81
1: 1 2: 25 3: 49 4: 11
4 Bagaimana pendapat Saudara tentang kewajaran biaya/tarif dalam pelayanan? 3.83
1: 0 2: 0 3: 15 4: 71
5 Bagaimana pendapat Saudara tentang kesesuaian produk pelayanan antara yang tercantum dalam standar pelayanan dengan hasil yang diberikan? 3.23
1: 1 2: 6 3: 51 4: 28
6 Bagaimana pendapat Saudara tentang kompetensi/kemampuan petugas dalam pelayanan? 3.12
1: 1 2: 3 3: 67 4: 15
7 Bagaimana pendapat saudara perilaku petugas dalam pelayanan terkait kesopanan dan keramahan? 3.01
1: 0 2: 11 3: 63 4: 12
8 Bagaimana pendapat Saudara tentang Penanganan Pengaduan, saran dan masukan? 2.78
1: 1 2: 26 3: 50 4: 9
9 Bagaimana pendapat Saudara tentang sarana dan prasarana pelayanan? 2.87
1: 0 2: 17 3: 63 4: 6

Visualisasi Rata-rata Rating Per Unsur Pelayanan

Analisa Karakteristik Responden

Jenis Kelamin

Berdasarkan analisa karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin, survei ini diikuti oleh 47 responden laki-laki (54.65%) dan 39 responden perempuan (45.35%). Responden dengan jenis kelamin Laki-laki mendominasi partisipasi survei ini, yang menunjukkan bahwa kelompok ini lebih aktif dalam memberikan feedback terhadap pelayanan yang diterima.

Kelompok Usia

Analisa berdasarkan kelompok usia menunjukkan bahwa responden dengan kelompok usia 26-35 tahun merupakan kelompok yang paling dominan dengan jumlah 22 responden (25.58%). Sebagian besar responden (75.58%) berada pada usia produktif (26-55 tahun), yang menunjukkan bahwa survei ini mewakili persepsi kelompok usia yang aktif menggunakan layanan publik. Hal ini penting untuk memahami kebutuhan dan harapan pelayanan dari berbagai segmen usia masyarakat.

Pendidikan

Berdasarkan tingkat pendidikan, responden dengan pendidikan S1 mendominasi partisipasi survei dengan jumlah 27 responden (31.40%). Distribusi tingkat pendidikan responden menunjukkan variasi yang mencerminkan kondisi masyarakat, mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi. Hal ini penting untuk memastikan bahwa survei dapat mewakili berbagai tingkat pemahaman dan harapan masyarakat terhadap pelayanan publik yang diberikan.

Pekerjaan

Analisa berdasarkan pekerjaan menunjukkan bahwa responden dengan pekerjaan PNS merupakan kelompok terbesar dengan jumlah 10 responden (11.63%). Responden dari kalangan PNS berjumlah 10 orang (11.63%), sementara responden dari sektor swasta berjumlah 2 orang (2.33%). Variasi pekerjaan responden menunjukkan bahwa survei ini dapat mewakili berbagai profesi dan latar belakang pekerjaan masyarakat, yang penting untuk mendapatkan persepsi yang komprehensif terhadap pelayanan publik dari berbagai segmen pekerjaan.

Jenis Layanan yang Diakses

Berdasarkan jenis layanan yang diakses, layanan KK merupakan layanan yang paling banyak digunakan dengan 40 pengguna (29.63%). Layanan KTP-el digunakan oleh 36 responden, sementara layanan Kartu Keluarga (KK) digunakan oleh 40 responden. Total penggunaan layanan mencapai 135 kali, yang menunjukkan bahwa sebagian responden mengakses lebih dari satu jenis layanan. Distribusi jenis layanan yang diakses menunjukkan variasi kebutuhan masyarakat terhadap layanan administrasi kependudukan, yang penting untuk memahami fokus perbaikan pelayanan berdasarkan jenis layanan yang paling banyak digunakan.